Kamis, 27 Oktober 2011

Aku dan Sahabat-Sahabatku

Sejak duduk di bangku SD saya sudah memiliki teman sepermainan di perumahan tempat saya tinggal. Setiap pulang sekolah kita selalu bermain bersama di sebuah taman yang dinamai Taman Annur, karena letaknya yang berada di sebelah sebuah masjid yang bernama annur.

Pada saat kita beranjak SMP saya dan 8 teman saya membuat sebuah group band yang beranggotakan 4 orang sisanya menjadi kru. Awalnya memang kita hanya ingin membuat band tetapi karena sangkin banyaknya kru sehingga band tersebut di alih fungsikan menjadi sebuah kelompok bernama FREECHILD. Dan nama band pun diganti menjadi FMO, FMO merupakan singkatan dari Freaking Me Out. Mungkin awal mendengar nama FREECHILD orang orang langsung beranggapan yang tidak-tidak. Arti dari FREECHILD ini bukan lah bebas dalam hal yang negatif, Tetapi bebas dalah hal berkarya dan berpendapat.

Seiring dengan berjalannya waktu semakin bertambah juga anggota dari FREECHILD. hingga sampai saat ini sudah beranggotakan sekitar 50 orang yang sekarang tersebar diberbagai kota, karena sekarang mereka banyak yang berkuliah di luar kota. Mereka pun mengusulkan untuk membuka cabang di luar kota. Tetapi kami tidak menyetujuinya karena ditakutkan nama baik FREECHILD tercoreng.

Kami sering sekali mengadakan acara-acara yang bersangkutan dengan musik, kemerdekaan, dan keagamaan. Seperti mengadakan acara 17 agustus, dan panggung setiap 3 bulan sekali, dengan menggunakan dana sendiri dari uang kas kami. Untuk acara keagamaan kami ikut serta dalam kepengurusan masjid yang bernama RAISA. RAISA merupakan singkatan dari RemAja ISlam masjid Annur. Setiap acara-acara besar keagamaan Islam kami selalu turut serta, walaupun ada beberapa teman saya bukan beragama Islam tetapi mereka juga ikut serta dalam meramaikan acara-acara besar Islam yang kami adakan.

Tetapi akhir-akhir ini saya sudah lama tidak berkumpul bersama mereka dikarenakan kami sudah sibuk dengan kuliah dan sekolah masing-masing. Dulu kami biasa berkumpul dari sore hingga malam. Tetapi sekarang kita hanya berkumpul di malam hari di sebuah warung yang dinamakan warkang(warung akang). Itupun saya jarang sekali kesana karena banyak tugas yang menumpuk.

Berikut Merupakan Gambar  Logo FREECHILD

Pulang kampung (Mudik)

Sudah lama saya dan sekeluarga gak pulang kampung (mudik). Terakhir kali saya mudik sekeluarga pas saya masih SD. Jadi tidak begitu banyak hal-hal yang saya ingat pada saat mudik sekeluarga. Bahkan hampir semua hal saya lupakan. Bahkan saya lupa nama kakek dan nenek saya yang sudah almarhum.

Tapi walaupun saya tidak pulang kampung saya sekeluarga masih suka mengunjungi saudara yang berada di Bogor.Walaupun dari pamulang ke Bogor dekat tapi jika sedang lebaran  dapat ditempuh dengan waktu 3-5 jam karena kemacetan yang merajalela.

Sesampainya disana, kita disambut oleh saudara-saudara yang telah menanti kedatangan saya dan keluarga. Selain halalbihalal saya sekeluarga juga mendatangi tempat peristirahatan terakhir kakek dan nenek di sebuah TPU di kota Bogor.

Dulu kakek dan nenek  dari ayah bertempat tinggal di Yogyakarta. tetapi mereka dikuburkan di Bogor agar lebih dekat dengan keluarga ayah agar kuburan mereka terurus. Karena hampir semua anak-anak dari kakek dan nenek bertempattinggal di Jabodetabek.

Hal yang paling tidak bisa saya lupakan yaitu saat saya dan mama saya hampur tertabrak kereta karena ban becak yang kita tumpangi tersangkut di jalur kereta. Pada saat itu saya dan mama sedang menuju rumah saudara dari pasar pada saat itu cuaca sedang hujan lebat banyak petir menyambar. Karena sedang hujan becak tersebut ditutup penuh seperti gambar berikut:

Pada saat itu kondisi jalan sedang macet. Sehingga becak pun jalan secara perlahan.Pada saat ingin menyebrang ban becak tersangkut di sela-sela antara aspal dengan rel kereta. Tiba-tiba palang kereta tertutup karena sangkin paniknya supir becak lari meninggalkan kamu di dalam becak yang tertutup. Penutup becak tersebut tidak bisa dibuka karena sang supir becak mengikatnya dengan kuat. Mama pada saat itu langsung mengeluarkan pisau kecil yang ia bawa dan langsung merobek penutup becak yang terbuat dari pelastik. Dia selalu membawa pisau untuk berjaga-jaga. Setelah di robek saya dan mama langsung melarikan diri ke tempat yang aman sesaat sebelum becak tertabrak kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi. Lucunya saya pada saat itu menangis bukan karena hampir tertabrak kereta, tetapi karena sendal saya tertinggal di dalam becak tersebut. Setelah kereta lewat sang supir becak pun menghampiri kami dan meminta maaf. Pada saat itu mama tidak memarahi supir becak tersebut tetapi malah memberikan uang untuk membeli becak baru, karena mama merasa kasihan dengan supir becak tersebut.

Pemenggalan Patung Wayang

Pada 18-September-2011 siang hari. terjadi perusakan dan pembakaran empat buah patung wayang di kota purwakarta. Perusakan dan pembakaran dilakukan oleh ribuan massa yang awalnya mengikuti acara halalbihalal dan istigasah. aksi ini sebagai protes keras terhadap kebijakan Bupati Dedi Mulyadi yang tetap membangun patung-patung wayang golek itu meski telah diberikan peringatan keras beberapa  kaliPerusakan dan pembakaran tersebut juga dipicu karena kehadiran patung tersebut menyebabkan timbulnya hal" berhala.

Perusakan patung pertama dilakukan di perempatan Comro.  Selanjutnya, mereka bergerak ke pertigaan Bunder dan membidik patung Semar. Belum puas dengan aksi tersebut, massa berbalik arah menuju lokasi patung Bima di pertigaan Ciwareng. Terakhir, perusakan patung "Selamat Datang" di mulut Jalan Gandanegara yang menjadi pusat perkantoran Bupati Purwakarta.

Kepolisian belum menangkap pelaku yang terlibat dalam perusakan. "Kami masih melakukan penyelidikan," kata Kapolres Purwakarta, Ajun Komisaris Besar Bachtiar Ujang Purnama. Polisi berjanji akan meminta keterangan pihak panitia penyelenggara halalbihalal dan istigasah yang berbuntut perusakan empat patung itu. "Pasti kami akan minta keterangannya, kenapa sampai terjadi perusakan patung oleh massa yang sudah menghadiri acara itu," katanya.

All Time Low - Weightless lyrics

Manage me, I'm a mess 
Turn a page, I'm a book half unread 
I wanna be laughed at, laughed with, just because 
I wanna feel weightless and that should be enough



But I'm stuck in this fucking rut
Waiting on a second-hand pick-me-up
And I'm over getting older
If I could just find the time
Then I would never let another day go by
I'm over getting old


Maybe it's not my weekend but it's gonna be my year
And I'm so sick of watching while the minutes pass as I go nowhere
And this is my reaction to everything I fear'
Cause I've been going crazy, 
I don't wanna waste another minute here


Make believe that I impress
That every word, by design, turns a head
I wanna feel reckless, wanna live it up just because
I wanna feel weightless 'cause that would be enough


If I could just find the time
Then I would never let another day go by
I'm over getting old


Maybe it's not my weekend but it's gonna be my year
And I'm so sick of watching while the minutes pass as I go nowhere
And this is my reaction to everything I fear'
Cause I've been going crazy, 
I don't wanna waste another minute here


This could be all I've waited for(I've waited, I've waited for)
And this could be everything I don't wanna dream anymore
Maybe it's not my weekend but it's gonna be my year
And I've been going crazy, I'm stuck in here


Maybe it's not my weekend but it's gonna be my year(It's gonna be my year)
And I'm so sick of watching while the minutes pass as I go nowhere(Go nowhere)
And this is my reaction to everything I fear(Everything I fear)'
Cause I've been going crazy,
I don't wanna waste another minute here 

Menurut saya lagu ini menceritakan tentang seseorang broken home yang ingin lepas dari dunianya/tempat dia tinggal yang membosankan. dia menunggu seseorang/sesuatu membantunya menjadi seseorang yang lebih baik/setidaknya membuat pikirannya sedikit ringan (tidak banyak pikiran). mungkin sekarang dia bkan siapa" tp suatu saat nanti dia bakal nunjukin siapa dirinya sebenarnya.